Kepedulian Lira : 1. Pengambangan Pendidikan 2. Pengurangan Pengangguran 3. Global Warming / Lingkungan 4. UMKM dan Koperasi 5. Kesehatan masyarakat 6. Anti Narkoba 7. Anti Korupsi 8. Kebudayaan Lokal INFAQ ke : Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) A/C 0003.01.001223.308 Bank BRI Cabang Banjarmasin
Jumat, 13 Juni 2014
Dua pasang Calon Presiden
Senin, 07 Januari 2013
Peringatan Hari Bumi
Minggu, 08 April 2012
MUKERNAS LIRA DI SURABAYA
- Mahfud MD
- Aburizal Bakri
- Yusuf kala
- Hatta rajasa
- Prabowo subianto
- Dahlan Iskan
- Puan maharani
- dll
Rabu, 22 Februari 2012
Pelantikan HIPLINDO Jawa Timur oleh menteri UKM
"kami ingin menghimpun pengusaha yang memiliki jiwa nasionalis dan patriotik di Jatim. Melalui wadah ini, diharap akan tumbuh para pengusaha yang memiliki komitmen kebangsaanbisa berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang" kata Setyo Pratiwi yang juga pengusaha Percetakan dan Cleaning Service ini. "Nasionalis dan Patriotik adalah pengusaha yang memiliki peduli terhadap ekonomi kebangsaan. Artinya pengusaha yang tidak membawa uangnya untuk investasi ke luar negeri. Karena negeri ini butuh ekonom yang peduli terhadap kelangsungan hidup ekonomi dalam negeri" tambah Yusuf Rizal yang juga Presiden Lumbung Informasi Rakyat(LIRA).
Masih menurut Setyo Pratiwi, meski Hiplindo di bidani oleh LIRA yang memiliki cabang di 417 Kabupaten kota dan 33 Propinsi. Namun Hiplindo bekerja secara profesional, mandiri, modern dan independen. Tentunya sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi. Hanya saja Hiplindo bekerja dan melebarkan sayap dijaringan kerja LIRA. Untuk itu kita terbuka untuk umum, bagi pengusaha yang ingin mengembangkan dan melebarkan sayap di jaringan kita, silahkan masuk jadi anggota" jelas Setyo Pratiwi yang biasa dipanggil Tiwi.
Sungguh menarik, muncul sebuah organisasi pengusaha baru Hiplindo yang akan mewarnai dunia ekonomi Indonesia. Dengan di Ketuai oleh DRS. HM Yusuf Rizal SE. Msi yang berpengalam di berbagai organisasi tentu sebuah prestasi tersendiri. Saat menjadi Tim Sukses SBY baik pada tahun 2004 maupun 2009 Yusuf Rizal sukses luar biasa. Belum lagi organisasi lainnya seperti, Ketua Harian Indonesia China Cooperatif Infesment(ICCI), Ketua Santri Pengusaha Indonesia(HISPI) selain itu Rizal juga anggota Indonesia Junior yang meiliki jaringan bisnis di 140 negara.
Dengan prestasi Ketua Umum Hiplindo Pusat Yusuf Rizal, diharap organisasi ini bisa membawa pengusaha lokal ke penguhasa nasional, sedang yang nasional ke internasional. Sedang acara pelantikan mendatang akan di hadiri masing-masing 5 utusan dari DPD Hiplindo Kabupaten/Kota, pengurus LIRA se Jatim, serta berbagai organisasi Usaha dan pemerintah.
Rabu, 15 Juni 2011
Sosialisasi Koperasi LIRA di paguyuban Ikawangi
Kamis, 26 Mei 2011
Louncing Koperasi Lumbung Investasi Rakyat
Senin, 02 Mei 2011
PT Meratus Jaya tidak akomodatif masyarakat setempat
mengingat selama ini perusahaan patungan PT. Krakatau Steel dan PT. Antam Tbk tersebut hanya mempekerjakan Tenaga – tenaga karyawannya dari luar Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan pada umumnya dan hal ini sangat disayangkan karena
jangan sampai masyarakat Tanah Bumbu hanya jadi penonton di daerah sendiri. Setali tiga uang, dengan para Pengusaha Tanah Bumbu khususnya yang bergerak dibidang Jasa Konstruksi pun tidak dilibatkan dalam proyek – proyek infrastrukturnya.
Dalam tuntutannya terhadap PT.MJIS ada 5 (lima) butir yang harus menjadi perhatian serius Direksi adalah : Melibatkan Kontraktor Lokal Tanah Bumbu dalam Proyek-proyek Infrastruktur PT.MJIS/PT.Krakatau Emggineering(KE), Mengakomodasi Putra/Putri daerah agar dijadikan Karyawan perusahaan, menuntut adanya Transparansi pada Proses Tender/Pelelangan Barang dan Jasa yg diadakan PT.MJIS, Jangan lagi ada janji-janji yang hanya menjadi Lips service tetapi Bukti nyata yang perlu, Mendesak Direksi agar Masyarakat Tanah Bumbu jangan Cuma dijadikan Penonton didaerah sendiri.
Dalam kesempatan itu SekDa LIRA Tanah Bumbu (Hassan Arsyad,ST) dalam Orasinya meminta kepada Direksi PT.MJIS agar butir-butir Tunututan tersebut dapat dipenuhi dan terealisasi agar kemitraan yang terjadi antara Masyarakat, Pengusaha Tanah bumbu dan Pihak PT.MJIS akan berjalan dalam suasana Kondusif seperti yang kita harapkan bersama karena bagaimanapun juga kita perlu bangun Sinergi yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan Saling menguntungkan.
(Hassan/SEKDA LIRA Tanbu)
Minggu, 13 Maret 2011
Rapat Anggota Koperasi Lumbung Investasi Rakyat
Banjarmasin 05 maret 2010, ditgedung LP3I Banjarmasin Kalimantan selatan telah diadakan rapat anggota koperasi lumbung Investasi rakyat. rapat dihadiri oleh 30 perwakilan dari setiap unit unit usaha di Kalimantan Selatan. Dalam rapat anggota telah dipilih Manager Koperasi LIRA atau yang disebut Direktur Koperasi yang baru yaitu Saeran SE, Bendahara Umum Anam, Sekertaris Amang Aming. serta membentuk unit unit usaha di setiap kabupaten dengan kekhususan seperti unit Usaha Pertanian Padi, Pertanian karet, Travellnar, logistik dsb.Selasa, 18 Mei 2010
Peringatan hari bumi
Pada Tanggal 28 April 2010 bertempat di Fakultas Teknik Universitas lLmbung Mangkurat Banjarbaru, Lumbung Informasi rakyat kalimantan Selatan bersama Himpunan Mahasiswa teknik Pertambangan (HIMASAPTA) mengadakan acara jalan santai dan penanaman pohon di lingkungan kampus Unlam dan di daerah sekitarnya, sebanyak 750 pohon. Penanamn secara simbolis dilakukan oleh Muhammad naim gub Lira Dihalaman Kampus Fak teknik unlam. Pada media Lokal Gub Lira Kalimantan Selatan Muhammad Naim mengatakan bahwa Lira Kalimantan Selatan bersama mahasiswa dan masyarakat terus mengkampanyekan perbaikan lingkungan dan penanaman pohon kembali di lahan lahan gundul , dan mendesak pemerintah, pemegang HPH dan pemegang kuasa pertambangan harap mereklamasi lahan yang gundul kembali setelah lahan mereka digunakan.Kamis, 29 April 2010
Penutupan Pelatihan Alat berat
Pada Tanggal 24 april 2010, Di tempat Lembaga pendidikan dan pelatihan Kerja global college (LP2KGI) Banjarmasin kalimantan Selatan, LP2KGI organisasi otonom di bawah Lumbung Informasi rakyat Kalimantan Selatan telah menyelesaikan pelatihan teknisi alat berat bekerjasama dengan Diknas kalimantan Selatan. Pada acara penutupan tersebut Muhammad naim sebagai Gub lira kalsel memberikan wejangan pada peserta pelatihan agar pada saat bekerja menggunakan dasar dasar ilmu yang telah dipelajari, gub Lira juga memberikan motivasi kerja.Minggu, 28 Februari 2010
Save our Borneo Save Indonesia
Banjarmasin 27 Pebruari 2010, Bertempat do Hotel Jelita Banjarmasin Lira Kalimantan Selatan Melaksanakan Rapimwil Lira kalimantan Selatan yang dihadiri oleh seluruh DPP lira yang telah terbentuk dan dihadiri oleh DPP Lira yaitu presiden Lira Yusuf Rizal, Wasekjend Lira Frans Watu, Pembaina Lira Mayjend Arief Siregar dan Mayjend Zulfahmi Rizal. Dalam rapim tersebut juga Lira Kalimantan selatan telah meluncurkanGerakan Save our Borneo Save Indonesia, Gerakan yang konsetras i dalam masa, penggalangan dana untuk menyelamatkan banua kita dari kerusakan lingkungan, kelestarian budaya dan kesenian daerah kalimantan. Pendidikan tentang lingkungan dan pemahaman yang benar tentang manfaat dan cara untuk melestarikan lingkungan.
Peluncuran SOB tersebut berbarengan juga dengan peluncuran program Lira yang lain yaitu Peluncuran Koperasi Lumbung Investasi Rakyat dan lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kerja.
Selasa, 05 Januari 2010
Pelatihan Teknisi Alat Berat
Rabu, 25 November 2009
Lira Kalimantan Selatan Mencari Pemimpin muda
Dibuka Lowongan untuk menjadi pemimpin LIRA di daerah sbb:
1. Kabupaten Banjar
2. Kabupaten Tanah Laut
3. Kabupaten Kotabaru
4. Kabupaten Tapin
5. Kabupaten Hulu Sungai Utara
6. Kabupaten Hulu Sungai Selatan
7. Kabupaten Balangan
8. Kabupaten Tanjung
Bagi Pemuda yang ingin memimpin tsb organisasi harus berktp setempat
Contact;
Muhammad Naim
Gub Lira Kalsel
mnaim@lirakalimantan.org
hp. 0811511091
Minggu, 30 Agustus 2009
RAPIMNAS LIRA 2009
Dalam penganugerahan MURI tersebut juga di hadiri oleh Putra Bung Karno Guruh Sukarno Putra yang juga menyampaikan kebanggaanya atas semangat Lira dalam gerakan pemuda untuk merah putih.
Dalam kesempatan tersebut juga dideklarasikan Majelis dzikir merah putih yang diketuai oleh Gus Jun, majelis zdikir ini juga akan dideklarasikan di seluruh Indonesia yang dikomandoi oleh pimpinan wilayah wilayah lira di seluruh Indonesia.
Minggu, 16 Agustus 2009
Lira cetak Rekor Muri
Sabtu, 08 Agustus 2009
Lira Kalimantan Selatan berkunjung ke Adaro
Minggu, 02 Agustus 2009
Pemerintah harus tegas terhadap Blackberry
Jakarta (ANTARA News) Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendesak pemerintah untuk bersikap tegas mengenai peraturan tentang Blackberry dan terhadap produsennya Research In Motion (RIM).Roy mengatakan kenaikan persentase pengguna Blackberry mencapai 500 persen sejak pertama kali muncul pada 2005 yang pada saat itu izin importasi masih dipegang oleh satu operator saja.
Pihaknya mengimbau agar pemerintah, dalam hal ini Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) bersikap tegas terhadap RIM untuk serius membangun pusat layanan purna jual (service center) dengan standar yang berlaku.
"Pengguna BB (Blackberry) di Indonesia sudah sekitar 500 ribu namun untuk menservis harus ke negara tetangga," ujarnya.
Hal lain yang juga disinggung adalah ketegasan badan regulator untuk menetapkan peraturan penolakan aplikasi permohonan sertifikasi produk BB, apabila pusat layanan purna jual belum dibentuk, yang semula ditetapkan paling lambat 16 Juli lalu dimundurkan menjadi 21 Agustus.
"Kami dukung pemerintah untuk tegas, namun regulator tidak konsisten dalam menerapkan peraturan tanggal," ujarnya.
Roy menambahkan hal ini bukan hanya tentang sebagian masyarakat yang dianggap mampu membeli produk yang berharga sekitar Rp6 juta itu tapi menyangkut kebijakan yang harus diluruskan sehubungan tiga operator yang diperkirakan siap menyusul untuk mengeluarkan Blackberry CDMA (code division multiple access), memberikan akses pemakaian pada banyak pengguna pada frekuensi dan waktu yang sama, dengan kisaran harga Rp2 juta.
"Jangan sampai pemerintah kesannya tidak siap, ya sudah menerima apa adanya sajalah, kasihan masyarakat nantinya," katanya. (*)
Selasa, 28 Juli 2009
Golkar Sebaiknya jangan melacurkan diri minta jatah di kabinet SBY-Boediono
JAKARTA --- Partai Golkar sebaiknya jangan melacurkan diri minta jatah di kabinet SBY-Boediono. Lebih baik Golkar melakukan konsolidasi mempersiapkan diri dan berada di luar system, sebagai konsekwensi politik yang tidak memberikan dukungan politik bagi pasangan SBY-Boediono. Sejak tahun 2004 Partai Golkar tidak pernah memberikan dukungan politik bagi SBY. “Saya rasa cukup fair jika Golkar tahu diri untuk mengambil sikap berada di luar system dan tidak perlu merengek-rengek meminta jatah kursi dalam kabinet SBY-Boediono. Golkar harus memiliki harga diri dan mawas diri,” tegas HM. Jusuf Rizal, SE, Direktur President Center – relawan SBY-Boediono pada Pilpres 2009 --- menjawab pertanyaan wartawan tentang posisi Golkar seusai memimpin persiapan Rapimnas LIRA di Jakarta, kemarin.
Dikemukakan, Partai Golkar sebenarnya tidak memiliki peran yang signifikan dalam memberikan dukungan kepada SBY, baik pada Pilpres 2004 maupun Pilpres 2009. Menurut Jusuf Rizal – pendiri Blora Center – tahun 2004 Partai Golkar memberikan dukungan kepada pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid. Tahun 2009, Golkar mendukung M. Jusul Kalla-Wiranto. “Jadi aneh jika kemudian Golkar gotot minta jatah kursi, apapun alasannya padahal tidak pernah berkeringan memperjuangkan kemenangan SBY-Boediono,” tegasnya.
Namun demikian lanjut pria yang juga menjabat Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) segala keputusan ada ditangan SBY-Boediono. Berbagai keputusan tentang susunan kabinet menurutnya perlu dicermati oleh SBY agar nanti dalam pemerintahannya memimpin Republik Indonesia untuk periode 2009-2014 bisa berjalan maksimal. Dan bilamana ada figur-figur dari Partai Golkar yang dinilai memiliki kemampuan, SBY boleh saja mengakomodir, tetapi bukan merupakan repfresentasi dari Partai Golkar, tapi lebih kepada kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki.
Anak muda dan Profesional
Lebih lanjut dikemukakan, SBY diharapkann juga mengakomodir potensi kaum muda yang professional guna memperkuat pemerintahannya. SBY harus ikut meletakkan fundamental kepemimpinan dengan memberikan kesempatan bagi kaum muda ikut berkiprah dalam kabinetnya agar nantinya pada suksesi Presiden tahun 2014-2019, kaum muda telah terlatih dalam mengelola pemerintahan.
Periode tahun 2009-2014, papar Jusuf Rizal merupakan masa transisi dan peralihan dari generasi tua kepada generasi muda. Untuk itu peran generasi muda perlu lebih banyak diberi kesempatan, agar nantinya setelah SBY-Boediono mampu menyelesaikan kepemimpinannya, tongkat estafet telah siap diterima oleh generasi muda.
Senin, 20 Juli 2009
Press Release : Lira Turut mengutuk keras aksi teror dan mendukung SBY menindak pelaku apapun latarbelakangnya
JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mengutuk keras aksi teror di Hotel JW. Marriott dan Ritz Carlton serta mendukung sikap Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menelusuri, mengejar dan menangkap aktor intelektual, apapun latarbelakangnya. Penegak hukum diminta segera membentuk tim secara khusus guna membongkar adanya kemungkinan aksi pengeboman terkait dengan masalah Pimilihan Presiden (Pilpres) 2009.“LIRA meminta agar SBY tidak takut menghadapi aksi teror yang tentu saja ingin membuat situasi keamanan dalam negeri menjadi kacau. Apalagi menurut informasi yang kami peroleh aksi lain masih akan terus berlanjut,” tegas Presiden LIRA, Drs. H.M. Jusuf Rizal, SE di Jakarta, kemarin menjawab pertanyaan sehubungan dengan adanya pengeboman Hotel JW. Marriott dan Ritz Carlton.
Menjawab pertanyaan tentang adanya kemungkinan aksi bom ini terkait dengan hasil Pilpres 2009, menurut Jusuf Rizal berbagai kemungkinan bisa menjadi latar belakang adanya aksi teror
ini. Ia menduga berbagai peristiwa yang terakhir ini banyak terjadi bisa jadi memiliki kaitan erat, mulai dari kasus penembakan di Papua, Perampokan uang Rp. 15 millyar hingga peristiwa pengeboman.
Berdasarkan informasi yang LIRA peroleh, dikatakan kemungkinan aksi-aksi seperti ini akan terus berlanjut, terutama yang terkait dengan adanya upaya untuk menggagalkan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 dengan berbagai upaya. Pria yang juga menjabat sebagai
Direktur President Center – dulu Blora Center – meminta aparat meningkatkan kewaspadaan sebab berdasarkan informasi masih ada beberapa titik yang akan menjadi sasaran.
LIRA juga meminta agar para penegak hukum mewaspadai gerakan kelompok aktivitas yang bergerak atas nama demokrasi dan HAM yang akan merongrong kewibawaan pemerintah, bahkan akan melakukan berbagai aksi guna menolak hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009.
Aksi-aksi tersebut akan menggunakan isu neolib, isu kecurangan Pemilu, anti SBY dan berbagai isu-isu lain yang bersifat provokatif.
Kamis, 16 Juli 2009
Gerakan Penanggulangan Pengangguran
Pengangguran terkena PHK pabrik maka harus dicarikan solusinya dengan memberikan pekerjaan yang tidak harus mempunyai ketrampilan seperti penanaman pohon keras dilokasi bekas tambang dan bekas illegal loging serta daerah gundul. Atau denganb memberikan pelatihan kewirausahaan serta memberikan modal.
Pengangguran Tamatan SLTA dan perguruan tinggi yang baru, mereka harus dididik kemampuan skill tekniss Welder, bengkel dll dengan sertifikasi supaya mereka bisa mandiri dan bisa bekerja di lingkungan sendiri atau luar negeri, pelatihan ketrampilan tersebut minimal 6 bulan dan atas biaya pemerintah.
Semakin memaksimalkan sekolah kejuruan dan membuka jurusan yang sesuai dengan keinginan, keperluan Industri ataupun dunia bisnis lainnya.
Bila hal hal dilakukan dengan benar maka para lulusan tidak harus menganggur karena mereka mempunyai ketrampilan teknis maupun kewirausahaan..
Ditahuan 2009 Lirakalimantan telah bekerjasama dengan Disnaktertrans dan beberpa perusahaan dalam Pelatiha Basic skill, Pelatihan Kewirausahaan, Seminar seminar dll. demikian, kita tunggu follow up dari pemerintah daerah maupun pusat selanjtnya.

