Rabu, 15 Juni 2011

Sosialisasi Koperasi LIRA di paguyuban Ikawangi

Banjarbaru, Minggu 12 juni 2011 diadakan sosialisasi Koperasi LIRA pada pertemuan Ikawangi Kota Banjarbaru. acara yang dihadiri  oleh ratusan anggota di kediaman kepala desa landasan ulin bapak Wahono, dalam acara tersebut Sekertaris Koperasi Lumbung Investasi Rakyat P. Saeran Tasri SE menjelaskan tentang koperasi yang telah mempunyai legalitas lengkap dan telah bekerjasama dengan Distributor madu, Pengembang dan beberpa kontraktor
Ketua Ikawangi Banjarbaru bapak Wahono meyampaikan kepada anggota ikawangi untuk bergabung  koperasi LIRA.

Kamis, 26 Mei 2011

Louncing Koperasi Lumbung Investasi Rakyat

Banjarmasin 27 Mei 2011 Koperasi Lumbung Investasi Rakyat (Koperasi LIRA) di Laouching di Banjarmasin sekaligus diadakan penandatanganan MOU dengan beberapa mitra strategis dibidang perumahan, kontraktor, perdagangan dan distribusi serta pelatihan kewirausahaan dengan LP3I.
Koperasi Lumbung Investasi Rakyat menjadi koperasi pembiayaan dengan sistem bagi hasil yang saling menguntungkan, untuk terus mengembangkan kesejahteraan anggota. Koperasi Lira fokus pada pembiayaan yang produktif untuk kalangan usaha kecil menengah khususnya anggota Lira sekalimantan selatan.
Koperasi Lira telah mebuka kantor unit usaha di seluruh Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan. Koperasi Lira menekankan kekhususan pada ekonomi ekonomi strategis didaerah koperasi unit itu berdiri seperti Banjarmasin dan Banjarbaru UKM, Binuang Tapin Pertanian Karet, Kab Banjar dengan pertanian Padi, dst.

Senin, 02 Mei 2011

PT Meratus Jaya tidak akomodatif masyarakat setempat

Tanah Bumbu, 29 April 2011… LIRA Tanah Bumbu bersama ASPEKNAS, HIPMI, APINDO yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tanah Bumbu(SIMAK Tanbu) MELAKUKAN aksi Unjuk rasa di Kantor PT.Meratus Jaya Iron dan Steel (PT. MJIS) Jl. Kodeco Km. 10 Batulicin-Tanah Bumbu dengan menyampaikan tuntutan agar Perusahaan tersebut dapat mempekerjakan Putra Putri daerah pada Perusahaan pabrik Biji Besi terbesar di Kalimantan Selatan itu 
mengingat selama ini perusahaan patungan PT. Krakatau Steel dan PT. Antam Tbk tersebut hanya mempekerjakan Tenaga – tenaga karyawannya dari luar Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan pada umumnya dan hal ini sangat disayangkan karena 
jangan sampai masyarakat Tanah Bumbu hanya jadi penonton di daerah sendiri. Setali tiga uang, dengan para Pengusaha Tanah Bumbu khususnya yang bergerak dibidang Jasa Konstruksi pun tidak dilibatkan dalam proyek – proyek infrastrukturnya. 

Dalam tuntutannya terhadap PT.MJIS ada 5 (lima) butir yang harus menjadi perhatian serius Direksi adalah : Melibatkan Kontraktor Lokal Tanah Bumbu dalam Proyek-proyek Infrastruktur PT.MJIS/PT.Krakatau Emggineering(KE), Mengakomodasi Putra/Putri daerah agar dijadikan Karyawan perusahaan, menuntut adanya Transparansi pada Proses Tender/Pelelangan Barang dan Jasa yg diadakan PT.MJIS, Jangan lagi ada janji-janji yang hanya menjadi Lips service tetapi Bukti nyata yang perlu, Mendesak Direksi agar Masyarakat Tanah Bumbu jangan Cuma dijadikan Penonton didaerah sendiri.

Dalam kesempatan itu SekDa LIRA Tanah Bumbu (Hassan Arsyad,ST) dalam Orasinya meminta kepada Direksi PT.MJIS agar butir-butir Tunututan tersebut dapat dipenuhi dan terealisasi agar kemitraan yang terjadi antara Masyarakat, Pengusaha Tanah bumbu dan Pihak PT.MJIS akan berjalan dalam suasana Kondusif seperti yang kita harapkan bersama karena bagaimanapun juga kita perlu bangun Sinergi yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan Saling menguntungkan.
(Hassan/SEKDA LIRA Tanbu)

Minggu, 13 Maret 2011

Rapat Anggota Koperasi Lumbung Investasi Rakyat

Banjarmasin 05 maret 2010, ditgedung LP3I Banjarmasin Kalimantan selatan telah diadakan rapat anggota koperasi lumbung Investasi rakyat. rapat dihadiri oleh 30 perwakilan dari setiap unit unit usaha di Kalimantan Selatan. Dalam rapat anggota telah dipilih Manager Koperasi LIRA atau yang disebut Direktur Koperasi yang baru yaitu Saeran SE, Bendahara Umum Anam, Sekertaris Amang Aming. serta membentuk unit unit usaha di setiap kabupaten dengan kekhususan seperti unit Usaha Pertanian Padi, Pertanian karet, Travellnar, logistik dsb.
Penarikan iuran anggota dimobilisasi kembali dengan target dalam tahun ini lebih dari seribu anggota.
Secara terpisah H. Muhammad Naim sebagai Ketua koperasi LIRA dan Ketua Organisasi Lumbung Informasi Rakyat kalimantan selatan mengatakan akan terus membantu Koperasi supaya lebih maju dengan keragaman usaha untuk mencapai kemakmuran anggota dimasa yang akan datang.
Koperasi Lumbung Investasi Rakyat akan di launcing secara terbuka pada bulan 20, Mei  2011 pada saat hari kebnagkitan nasional.
Koperasi Lumbung Investasi Rakyat berencana untuk kerjasama dengan lembaga lembaga keuangan Baik Bank maupun non bank serta kerjasama dengan lembaga pendidikan dan pelatihan kerja serta kerjasama dengan unit unit usaha yang berhubungan dengan kegiatan Koperasi LIRA tsb.

Selasa, 18 Mei 2010

Peringatan hari bumi

Pada Tanggal 28 April 2010 bertempat di Fakultas Teknik Universitas lLmbung Mangkurat Banjarbaru, Lumbung Informasi rakyat kalimantan Selatan bersama Himpunan Mahasiswa teknik Pertambangan (HIMASAPTA) mengadakan acara jalan santai dan penanaman pohon di lingkungan kampus Unlam dan di daerah sekitarnya, sebanyak 750 pohon. Penanamn secara simbolis dilakukan oleh Muhammad naim gub Lira Dihalaman Kampus Fak teknik unlam. Pada media Lokal Gub Lira Kalimantan Selatan Muhammad Naim mengatakan bahwa Lira Kalimantan Selatan bersama mahasiswa dan masyarakat terus mengkampanyekan perbaikan lingkungan dan penanaman pohon kembali di lahan lahan gundul , dan mendesak pemerintah, pemegang HPH dan pemegang kuasa pertambangan harap mereklamasi lahan yang gundul kembali setelah lahan mereka digunakan.

Acara tersebut diikuti oleh Dosen dan mahasiswa Universitas lambung mangkurat fakultas teknik Pertambangan, teknik Lingkungan, teknik sipil dan fakultas lainya. Peringatan hari bumi bersamaan dengan peringatan HUT Himasapta ke Empat. Ketua Himasapta juga mengatakan bahwa kerjasama ini akan terus dilakukan dengan pihak pihak yang peduli dengan Perbaikan Lingkungan

Kamis, 29 April 2010

Penutupan Pelatihan Alat berat

Pada Tanggal 24 april 2010, Di tempat Lembaga pendidikan dan pelatihan Kerja global college (LP2KGI) Banjarmasin kalimantan Selatan, LP2KGI organisasi otonom di bawah Lumbung Informasi rakyat Kalimantan Selatan telah menyelesaikan pelatihan teknisi alat berat bekerjasama dengan Diknas kalimantan Selatan. Pada acara penutupan tersebut Muhammad naim sebagai Gub lira kalsel memberikan wejangan pada peserta pelatihan agar pada saat bekerja menggunakan dasar dasar ilmu yang telah dipelajari, gub Lira juga memberikan motivasi kerja.
Pada saat yang sama dilakukan penyerahan certificate pelatihan ke pada peserta. Pelatihan tersebut telah diikuti oleh 50 orang peserta yang mayoritas sudah dipesan beberapa perusahaan untuk bekerja sebagai mekanik yunior.

Minggu, 28 Februari 2010

Save our Borneo Save Indonesia

Banjarmasin 27 Pebruari 2010, Bertempat do Hotel Jelita Banjarmasin Lira Kalimantan Selatan Melaksanakan Rapimwil Lira kalimantan Selatan yang dihadiri oleh seluruh DPP lira yang telah terbentuk dan dihadiri oleh DPP Lira yaitu presiden Lira Yusuf Rizal, Wasekjend Lira Frans Watu, Pembaina Lira Mayjend Arief Siregar dan Mayjend Zulfahmi Rizal. Dalam rapim tersebut juga Lira Kalimantan selatan telah meluncurkan
Gerakan Save our Borneo Save Indonesia, Gerakan yang konsetras i dalam masa, penggalangan dana untuk menyelamatkan banua kita dari kerusakan lingkungan, kelestarian budaya dan kesenian daerah kalimantan. Pendidikan tentang lingkungan dan pemahaman yang benar tentang manfaat dan cara untuk melestarikan lingkungan.
Peluncuran SOB tersebut berbarengan juga dengan peluncuran program Lira yang lain yaitu Peluncuran Koperasi Lumbung Investasi Rakyat dan lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kerja.

Selasa, 05 Januari 2010

Pelatihan Teknisi Alat Berat

Banjarmasin 22 Desember 2009, Lira Kalimantan selatan bekerjasama dengan Diknas Propinsi Kalimantan Selatan mengadakan pelatihan teknisi alat berat yang diikuti oleh 25 peserta untuk 2 periode pelatihan. Selain dengan Diknas yang Global College diwakili oleh Lembaga pendidikan dan pelatihan kerja yang berafiliasi dengan Lira Kalimantan Selatan juga mengajak United Tractor dalam pelatihan ini. Peserta pelatihan natinya juga akan ditempatkan dan bekerja di perusahaan perusahaan yang membutuhkan salah satunya PT Tata Mandiri Sejahtera, PT Baramakmur Sumber Abadi atau ditempatkan sebagai tenaga bantu perusahaan lain di Kalimantan Selatan.
Dalam paparanya Gub Lira Kaliamantan Selatan menyatakan terus akan membantu pemerintah dalam gerakan penanggulangan pengangguran dan dalam gerakan pengembangan pendidikan yang berbasis skill.

Ditempat yang sama perwakilan Diknas pripinsi kalimantan selatan juga menyatakan trimakasih kepada Global college sebagai penyelenggara pelatihan ini dan Lira sebgai Induk Organisasinya.

Rabu, 25 November 2009

Lira Kalimantan Selatan Mencari Pemimpin muda

Lira Kalimantan Selatan sedang mencari figur figur pemimpin muda yang sudah mempunyai pengalaman dan dikenal jujur untuk memimpin LIRA di daerah masing Masing.
Dibuka Lowongan untuk menjadi pemimpin LIRA di daerah sbb:
1. Kabupaten Banjar
2. Kabupaten Tanah Laut
3. Kabupaten Kotabaru
4. Kabupaten Tapin
5. Kabupaten Hulu Sungai Utara
6. Kabupaten Hulu Sungai Selatan
7. Kabupaten Balangan
8. Kabupaten Tanjung

Bagi Pemuda yang ingin memimpin tsb organisasi harus berktp setempat

Contact;
Muhammad Naim
Gub Lira Kalsel
mnaim@lirakalimantan.org
hp. 0811511091

Minggu, 30 Agustus 2009

RAPIMNAS LIRA 2009

Jakarta, Rapimnas lira pada tanggal 14-19 agustus 2009 di adakan di hotel Sahid Jakarta yang diikuti oleh seluruh kepengurusan daerah LIRA, Lumbung informasi rakyat adalah LSM terbesar seluruh Indonesia yang mempunyai DPW seluruh di 33 Propinsi, hal ini menjadikan LIRA diperhatikan oleh Jaya Suprana sebagai ketua MURI, dan Lira masuk muri sebagai LSM terbesar di Indonesia, Dalam sambutanya Jaya suprana mengatakan "di Indonesia bahkan di dunia tidak ada pemerintah bayangan yang mecankup diseluruh propinsi pelosok negeri".
Dalam penganugerahan MURI tersebut juga di hadiri oleh Putra Bung Karno Guruh Sukarno Putra yang juga menyampaikan kebanggaanya atas semangat Lira dalam gerakan pemuda untuk merah putih.
Dalam kesempatan tersebut juga dideklarasikan Majelis dzikir merah putih yang diketuai oleh Gus Jun, majelis zdikir ini juga akan dideklarasikan di seluruh Indonesia yang dikomandoi oleh pimpinan wilayah wilayah lira di seluruh Indonesia.

Minggu, 16 Agustus 2009

Lira cetak Rekor Muri

Pada tanggal 14 Agustus 2009, saat Rapimnas lira, Lumbung informasi rakyat juga mencetak rekor muri sebagai LSM terbesar se Indonesia dan satu satunya lsm sadow of Goverment di seluruh dunia.
RAPIMNAS LIRA dihadiri dari 33 propinsi seluruh Indonesia, Pada saat acara tersebut juga disaksikan oleh Guruh Sukarno Putra, Jaya Suprana dan pembina Lira Pusat.
Pada acara tersebut  Direktur Muri Bapak jaya Suprana menyampaikan bahwa lumbung informasi rakyat satu satunya sadow government di Dunia.

Sabtu, 08 Agustus 2009

Lira Kalimantan Selatan berkunjung ke Adaro

Gubernur Lira kalimantan Selatan Muhammad Naim, Sekda Lira Ermanto Dwiatmoko dan pembina Lira Fikri raipandi berkunjung ke PT Adaro Tanjung dalam rangka melihat pelaksanaan Komdev PT Adaro yang telah di jalankan oleh PT Adaro dalam bidang peternakan dan perbaikan lingkungan hidup yang bermanfaat bagi ekonomi masyarakat.
Dalam penjelasanya Gubernur lira sangat appresiate terhadap program program yang telah dan sedang dilakukan oleh PT Adaro dalam hal Community development selanjutnya diharapkan perusahaan2 lain perusahaan tambang seharusnya mereklamasi dengan benar areal setelah tembang.
Dalam presentasinya LIRA akan mengajak Comdev adaro untuk kerjasama dalam pelatihan pelatihan pengembangan yang berbasis ketrampilan dalam pertambangan maupun peternakan dan pertanian.

Minggu, 02 Agustus 2009

Pemerintah harus tegas terhadap Blackberry

Jakarta (ANTARA News) Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendesak pemerintah untuk bersikap tegas mengenai peraturan tentang Blackberry dan terhadap produsennya Research In Motion (RIM).
"Jangan sampai pemerintah terlindas oleh Blackberry karena penjualannya di sini luar biasa pesat," kata pakar telematika Roy Suryo sekaligus pembina LIRA dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Roy mengatakan kenaikan persentase pengguna Blackberry mencapai 500 persen sejak pertama kali muncul pada 2005 yang pada saat itu izin importasi masih dipegang oleh satu operator saja.

Pihaknya mengimbau agar pemerintah, dalam hal ini Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) bersikap tegas terhadap RIM untuk serius membangun pusat layanan purna jual (service center) dengan standar yang berlaku.

"Pengguna BB (Blackberry) di Indonesia sudah sekitar 500 ribu namun untuk menservis harus ke negara tetangga," ujarnya.

Hal lain yang juga disinggung adalah ketegasan badan regulator untuk menetapkan peraturan penolakan aplikasi permohonan sertifikasi produk BB, apabila pusat layanan purna jual belum dibentuk, yang semula ditetapkan paling lambat 16 Juli lalu dimundurkan menjadi 21 Agustus.

"Kami dukung pemerintah untuk tegas, namun regulator tidak konsisten dalam menerapkan peraturan tanggal," ujarnya.

Roy menambahkan hal ini bukan hanya tentang sebagian masyarakat yang dianggap mampu membeli produk yang berharga sekitar Rp6 juta itu tapi menyangkut kebijakan yang harus diluruskan sehubungan tiga operator yang diperkirakan siap menyusul untuk mengeluarkan Blackberry CDMA (code division multiple access), memberikan akses pemakaian pada banyak pengguna pada frekuensi dan waktu yang sama, dengan kisaran harga Rp2 juta.

"Jangan sampai pemerintah kesannya tidak siap, ya sudah menerima apa adanya sajalah, kasihan masyarakat nantinya," katanya. (*)

Selasa, 28 Juli 2009

Golkar Sebaiknya jangan melacurkan diri minta jatah di kabinet SBY-Boediono

JAKARTA --- Partai Golkar sebaiknya jangan melacurkan diri minta jatah di kabinet SBY-Boediono. Lebih baik Golkar melakukan konsolidasi mempersiapkan diri dan berada di luar system, sebagai konsekwensi politik yang tidak memberikan dukungan politik bagi pasangan SBY-Boediono. Sejak tahun 2004 Partai Golkar tidak pernah memberikan dukungan politik bagi SBY.

“Saya rasa cukup fair jika Golkar tahu diri untuk mengambil sikap berada di luar system dan tidak perlu merengek-rengek meminta jatah kursi dalam kabinet SBY-Boediono. Golkar harus memiliki harga diri dan mawas diri,” tegas HM. Jusuf Rizal, SE, Direktur President Center – relawan SBY-Boediono pada Pilpres 2009 --- menjawab pertanyaan wartawan tentang posisi Golkar seusai memimpin persiapan Rapimnas LIRA di Jakarta, kemarin.

Dikemukakan, Partai Golkar sebenarnya tidak memiliki peran yang signifikan dalam memberikan dukungan kepada SBY, baik pada Pilpres 2004 maupun Pilpres 2009. Menurut Jusuf Rizal – pendiri Blora Center – tahun 2004 Partai Golkar memberikan dukungan kepada pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid. Tahun 2009, Golkar mendukung M. Jusul Kalla-Wiranto. “Jadi aneh jika kemudian Golkar gotot minta jatah kursi, apapun alasannya padahal tidak pernah berkeringan memperjuangkan kemenangan SBY-Boediono,” tegasnya.

Namun demikian lanjut pria yang juga menjabat Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) segala keputusan ada ditangan SBY-Boediono. Berbagai keputusan tentang susunan kabinet menurutnya perlu dicermati oleh SBY agar nanti dalam pemerintahannya memimpin Republik Indonesia untuk periode 2009-2014 bisa berjalan maksimal. Dan bilamana ada figur-figur dari Partai Golkar yang dinilai memiliki kemampuan, SBY boleh saja mengakomodir, tetapi bukan merupakan repfresentasi dari Partai Golkar, tapi lebih kepada kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki.

Anak muda dan Profesional

Lebih lanjut dikemukakan, SBY diharapkann juga mengakomodir potensi kaum muda yang professional guna memperkuat pemerintahannya. SBY harus ikut meletakkan fundamental kepemimpinan dengan memberikan kesempatan bagi kaum muda ikut berkiprah dalam kabinetnya agar nantinya pada suksesi Presiden tahun 2014-2019, kaum muda telah terlatih dalam mengelola pemerintahan.

Periode tahun 2009-2014, papar Jusuf Rizal merupakan masa transisi dan peralihan dari generasi tua kepada generasi muda. Untuk itu peran generasi muda perlu lebih banyak diberi kesempatan, agar nantinya setelah SBY-Boediono mampu menyelesaikan kepemimpinannya, tongkat estafet telah siap diterima oleh generasi muda.

”SBY-Boediono harus dapat mempersiapkan kader-kader muda untuk memimpin Republik Indonesia pasca kepemimpinannya,” tegas Jusuf Rizal

Senin, 20 Juli 2009

Press Release : Lira Turut mengutuk keras aksi teror dan mendukung SBY menindak pelaku apapun latarbelakangnya

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mengutuk keras aksi teror di Hotel JW. Marriott dan Ritz Carlton serta mendukung sikap Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menelusuri, mengejar dan menangkap aktor intelektual, apapun latarbelakangnya. Penegak hukum diminta segera membentuk tim secara khusus guna membongkar adanya kemungkinan aksi pengeboman terkait dengan masalah Pimilihan Presiden (Pilpres) 2009.

“LIRA meminta agar SBY tidak takut menghadapi aksi teror yang tentu saja ingin membuat situasi keamanan dalam negeri menjadi kacau. Apalagi menurut informasi yang kami peroleh aksi lain masih akan terus berlanjut,” tegas Presiden LIRA, Drs. H.M. Jusuf Rizal, SE di Jakarta, kemarin menjawab pertanyaan sehubungan dengan adanya pengeboman Hotel JW. Marriott dan Ritz Carlton.

Menjawab pertanyaan tentang adanya kemungkinan aksi bom ini terkait dengan hasil Pilpres 2009, menurut Jusuf Rizal berbagai kemungkinan bisa menjadi latar belakang adanya aksi teror
ini. Ia menduga berbagai peristiwa yang terakhir ini banyak terjadi bisa jadi memiliki kaitan erat, mulai dari kasus penembakan di Papua, Perampokan uang Rp. 15 millyar hingga peristiwa pengeboman.

Berdasarkan informasi yang LIRA peroleh, dikatakan kemungkinan aksi-aksi seperti ini akan terus berlanjut, terutama yang terkait dengan adanya upaya untuk menggagalkan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 dengan berbagai upaya. Pria yang juga menjabat sebagai
Direktur President Center – dulu Blora Center – meminta aparat meningkatkan kewaspadaan sebab berdasarkan informasi masih ada beberapa titik yang akan menjadi sasaran.

LIRA juga meminta agar para penegak hukum mewaspadai gerakan kelompok aktivitas yang bergerak atas nama demokrasi dan HAM yang akan merongrong kewibawaan pemerintah, bahkan akan melakukan berbagai aksi guna menolak hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009.
Aksi-aksi tersebut akan menggunakan isu neolib, isu kecurangan Pemilu, anti SBY dan berbagai isu-isu lain yang bersifat provokatif.

Kamis, 16 Juli 2009

Gerakan Penanggulangan Pengangguran

Jam. 5.00 Sore hari Sabtu tanggal 20 Juni 2009 bertempat di studio TVRI Kalsel dalam acara berita banua, MNaim sebagai nara sumber dan Praktisi tentang gerakan penanggulangan pengangguran menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam menangani pengangguranb sbb:
Pengangguran terkena PHK pabrik maka harus dicarikan solusinya dengan memberikan pekerjaan yang tidak harus mempunyai ketrampilan seperti penanaman pohon keras dilokasi bekas tambang dan bekas illegal loging serta daerah gundul. Atau denganb memberikan pelatihan kewirausahaan serta memberikan modal.
Pengangguran Tamatan SLTA dan perguruan tinggi yang baru, mereka harus dididik kemampuan skill tekniss Welder, bengkel dll dengan sertifikasi supaya mereka bisa mandiri dan bisa bekerja di lingkungan sendiri atau luar negeri, pelatihan ketrampilan tersebut minimal 6 bulan dan atas biaya pemerintah.
Semakin memaksimalkan sekolah kejuruan dan membuka jurusan yang sesuai dengan keinginan, keperluan Industri ataupun dunia bisnis lainnya.
Bila hal hal dilakukan dengan benar maka para lulusan tidak harus menganggur karena mereka mempunyai ketrampilan teknis maupun kewirausahaan..
Ditahuan 2009 Lirakalimantan telah bekerjasama dengan Disnaktertrans dan beberpa perusahaan dalam Pelatiha Basic skill, Pelatihan Kewirausahaan, Seminar seminar dll. demikian, kita tunggu follow up dari pemerintah daerah maupun pusat selanjtnya.

Jumat, 10 Juli 2009

Memantau Pilpres

Lira bersama masyarakat ikut memantau pemilu 2009, untuk membantu menghindari kesalahan baik yang disengaja atau tidak.
Lira Kalimantan Selatan selalu ikut memantau Pemilu diseluruh DPW dan DPD sekalimantan selatan. Pilpres kali ini dikalimantan selatan sangat aman lancara dan kondusif.

Menghadiri kampanye SBY For Presiden

Ribuan orang datang ke Gor Hasanuddin Banjarmasin untuk Melihat kampanye dan mendengar orasi politik team sukses SBY For Presiden di hadiri oleh Gubernur kalimantan Selatan Rudy Ariffin, Menteri Aparatur negara Taufik Efendi, Walikota Banjarmasin Yudi Wahyuni, Ketua Indonesia Bisa Kalimantan Selatan Muhammad Naim, Para Pemimpin Partai Koalisi dan masyarakat Banjarmaain...Lanjutkan

Selasa, 30 Juni 2009

Seminar Multiplier effek shodaqoh bagi Pemberi dan penerima shodaqoh

Banjarmasin 4 Juni 2009, Kalimantan selatan merupakan daerah yang kaya akan hasil bumi baik diatas maupun didalam tanah, Banyaknya tambang yang dioperasikan oleh masyarakat kalimantan selatan telah memberikan andil yang besar terhadap kemakmuran sebagian masyarakat. Namun dari pantauan dilapangan kejadian sangat timpang jurang perbedaan antara si punya dan yang tidak punya semakin jauh. Yang punya selalu membelanjakan apa saja, mulai dari merk mobil yang terkenal dan bult up sampai rumah rumah mewah bertebaran di Banjarmasin sampai di jakarta yang notabene milik pengusaha lokal.
Namun rakyat yang tidak punya lebih banyak lagi dari pada yang punya, mereka perlu bantuan mereka perlu uluran tangan bukan hanya kebutuhan pokok tapi pekerjaan yang bisa mengangkat derajad mereka, mereka perlu modal usaha, mereka perlu pembinaan, untuk itu Lira Kalimantan selatan ikut peduli dengan mengadakan Seminar Multiplier effek shodaqoh bagi Pemberi maupun penerima Shodaqoh.

Selasa, 16 Juni 2009

Memilih seorang pemimpin

Memeilih seorang pemimpin
gampang gampang susah
gampang bila memilih tanpa makna
gampang memilih tanpa tujuan apa apa
gampang memilih tanpa tekanan
gampang memilih tanpa ikatan
gampang memilih tanpa mempunyai perasaan yang rumit

susah bila memilih untuk negara
susah memilih berdasar suku
susah meilih berdasar golongan
susah memilih berdasar agama
susah memilih dengan mencari cari kesalahan
susah memilih dengan mencari pembenaran

namun

gampang atau susah tentu kita harus memilih
mungkin akan memilih paling tidak
yang mempunyai resiko paling kecil dan
yang mempunyai manfaat lebih besar
bagi bangsa Indonesia, bagi Rakyat Indonesia, Bagi Masyarakat Indonesia

BRAVO INDONESIA