mengingat selama ini perusahaan patungan PT. Krakatau Steel dan PT. Antam Tbk tersebut hanya mempekerjakan Tenaga – tenaga karyawannya dari luar Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan pada umumnya dan hal ini sangat disayangkan karena
jangan sampai masyarakat Tanah Bumbu hanya jadi penonton di daerah sendiri. Setali tiga uang, dengan para Pengusaha Tanah Bumbu khususnya yang bergerak dibidang Jasa Konstruksi pun tidak dilibatkan dalam proyek – proyek infrastrukturnya.
Dalam tuntutannya terhadap PT.MJIS ada 5 (lima) butir yang harus menjadi perhatian serius Direksi adalah : Melibatkan Kontraktor Lokal Tanah Bumbu dalam Proyek-proyek Infrastruktur PT.MJIS/PT.Krakatau Emggineering(KE), Mengakomodasi Putra/Putri daerah agar dijadikan Karyawan perusahaan, menuntut adanya Transparansi pada Proses Tender/Pelelangan Barang dan Jasa yg diadakan PT.MJIS, Jangan lagi ada janji-janji yang hanya menjadi Lips service tetapi Bukti nyata yang perlu, Mendesak Direksi agar Masyarakat Tanah Bumbu jangan Cuma dijadikan Penonton didaerah sendiri.
Dalam kesempatan itu SekDa LIRA Tanah Bumbu (Hassan Arsyad,ST) dalam Orasinya meminta kepada Direksi PT.MJIS agar butir-butir Tunututan tersebut dapat dipenuhi dan terealisasi agar kemitraan yang terjadi antara Masyarakat, Pengusaha Tanah bumbu dan Pihak PT.MJIS akan berjalan dalam suasana Kondusif seperti yang kita harapkan bersama karena bagaimanapun juga kita perlu bangun Sinergi yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan Saling menguntungkan.
(Hassan/SEKDA LIRA Tanbu)







